September 22, 2026
analisis pasar saham indonesia

JAKARTA, TAHUBERITA.COM – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah mengawali pekan pada Senin (21/9/2026) dengan pergerakan variatif yang cenderung terkonsolidasi. Pelaku pasar domestik mencermati kombinasi sentimen eksternal bursa Asia serta respons kebijakan moneter global.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Analis pasar modal mencatat bahwa sektor teknologi dan komoditas energi masih menjadi penopang pergerakan indeks, sementara sektor properti dan barang konsumen mengalami tekanan koreksi tipis. Investor asing terpantau melakukan penyesuaian portofolio secara selektif pada saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip).

Di pasar valuta asing, nilai tukar Rupiah bergerak di kisaran harga yang stabil menyusul langkah Bank Indonesia (BI) dalam mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate. Langkah stabilisasi moneter tersebut dinilai memberikan kepastian bagi iklim investasi dan aktivitas perdagangan dunia usaha.

“Pasar sedang merespons dinamika suku bunga acuan internasional. Dalam jangka pendek, indikator makroekonomi domestik yang solid tetap menjadi jangkar utama kepercayaan investor,” jelas analis pasar keuangan.