JAKARTA, TAHUBERITA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama KAI Commuter merespons cepat penutupan operasional moda transportasi udara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). Penyesuaian jadwal perjalanan KRL Jabodetabek serta penambahan kapasitas moda kereta jarak jauh disiagakan untuk mengakomodasi peralihan mobilitas masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Beberapa penyesuaian jadwal KRL Jabodetabek diberlakukan sementara untuk menjaga keselamatan operasional dan memberikan kepastian ruang bagi operasional kereta luar biasa. Selain itu, KAI juga menambah kapasitas rangkaian kereta api jarak jauh rute utama di Pulau Jawa guna mengantisipasi lonjakan calon penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.
“Kami berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan jalur darat berbasis rel siap menjadi tumpuan utama mobilitas masyarakat di tengah kendala operasional penerbangan saat ini,” ujar pihak manajemen PT KAI dalam keterangan tertulisnya.
Masyarakat dan pengguna setia KRL diimbau untuk memantau pembaruan jadwal secara berkala melalui aplikasi resmi dan kanal informasi KAI Commuter guna menghindari penumpukan di stasiun-stasiun utama.