August 10, 2026

Garuda Indonesia Kembali Buka Rute Bandung-Denpasar, Ini Jadwal Mulai Terbang

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

 

 

Garuda Indonesia Kembali Buka Rute Bandung-Denpasar, Ini Jadwal Mulai Terbang, tahuberita.com –  Kabar baik bagi masyarakat Jawa Barat yang ingin bepergian langsung ke Bali. Garuda Indonesia kembali mengajukan dan menyiapkan layanan penerbangan rute Bandung-Denpasar dari Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung.

Penerbangan tersebut menjadi bagian dari pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara untuk melayani pesawat jet komersial. Berdasarkan informasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, layanan penerbangan jet dari Bandara Husein mulai dibuka kembali pada 14 Agustus 2026.

Garuda Indonesia menjadi salah satu maskapai yang mengajukan rute dari Bandung menuju Denpasar. Sebelumnya, InJourney Airports mencatat enam maskapai telah mengajukan permohonan untuk kembali mengoperasikan penerbangan menggunakan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara.

Dari sejumlah pengajuan tersebut, Garuda Indonesia secara khusus mengusulkan rute Bandung-Denpasar. Dengan demikian, konektivitas langsung antara Bandung dan Bali kembali mendapat perhatian setelah sebelumnya layanan penerbangan Garuda dari Husein Sastranegara tidak lagi beroperasi.

 

Mulai Terbang 14 Agustus 2026

Bagi calon penumpang yang sudah menantikan penerbangan langsung dari Bandung ke Bali, tanggal yang perlu dicatat adalah 14 Agustus 2026.

Tanggal tersebut menjadi momentum pengaktifan kembali layanan penerbangan pesawat jet di Bandara Husein Sastranegara. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut warga kembali memiliki akses penerbangan jet dari Bandung mulai tanggal tersebut.

Namun, perlu dicatat bahwa jadwal jam keberangkatan dan frekuensi penerbangan Garuda Indonesia untuk rute Bandung-Denpasar belum diumumkan secara lengkap dalam informasi publik yang tersedia.

Artinya, calon penumpang sebaiknya tidak hanya berpatokan pada tanggal pembukaan layanan. Detail seperti nomor penerbangan, jam keberangkatan, hari operasional, jenis pesawat, serta ketersediaan kursi perlu dikonfirmasi melalui kanal resmi Garuda Indonesia ketika jadwal penerbangan sudah dibuka.

Yang sudah jelas, rute yang diajukan Garuda Indonesia adalah Husein Sastranegara (BDO) – I Gusti Ngurah Rai Denpasar (DPS).

 

Husein Sastranegara Kembali Layani Pesawat Jet

Kembalinya Garuda Indonesia ke rute Bandung-Denpasar tidak dapat dipisahkan dari rencana optimalisasi kembali Bandara Husein Sastranegara.

Bandara yang berada di wilayah Cicendo, Kota Bandung, tersebut sebelumnya tidak menjadi pusat layanan penerbangan jet komersial seperti pada periode sebelumnya. Sebagian besar penerbangan dari kawasan Bandung kemudian bergeser ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka.

Kini, pemerintah membuka kembali peluang bagi Bandara Husein untuk melayani penerbangan jet.

Kehadiran kembali pesawat jet dinilai penting karena lokasi Husein Sastranegara yang relatif dekat dengan pusat Kota Bandung. Bagi masyarakat yang tinggal di Bandung Raya, akses tersebut berpotensi memangkas waktu perjalanan menuju bandara dibandingkan harus menuju Kertajati.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut dibukanya kembali penerbangan jet dari Husein Sastranegara akan memperkuat akses transportasi udara sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah Jawa Barat.

 

Garuda Indonesia Bukan Satu-satunya Maskapai

Garuda Indonesia bukan satu-satunya maskapai yang menunjukkan minat untuk kembali terbang dari Husein Sastranegara.

Berdasarkan data InJourney Airports, sejumlah maskapai telah mengajukan rencana penerbangan dari Bandung. Citilink misalnya mengusulkan rute menuju Kualanamu, Denpasar dan Surabaya.

Kemudian Super Air Jet mengajukan sejumlah rute domestik, termasuk Denpasar, Kualanamu, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan dan Pontianak.

Sementara itu, TransNusa mengajukan penerbangan menuju Lampung serta sejumlah rute internasional seperti Kuala Lumpur dan Johor Bahru. Scoot juga mengajukan penerbangan menuju Singapura, sedangkan Wings Air mengusulkan rute Lampung dan Palembang.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa rencana menghidupkan kembali penerbangan jet di Husein Sastranegara mendapatkan respons cukup positif dari industri penerbangan.

Banyaknya pengajuan rute juga membuat pengaturan slot penerbangan menjadi bagian penting dalam proses reaktivasi bandara. InJourney Airports menyatakan akan mengatur ketersediaan slot time agar permintaan maskapai dapat disesuaikan dengan kapasitas Bandara Husein Sastranegara.

 

Rute Bandung-Bali Punya Potensi Besar

Rute Bandung-Denpasar memiliki potensi pasar yang cukup besar. Bandung merupakan salah satu kota tujuan wisata dan pusat ekonomi utama di Jawa Barat, sementara Bali tetap menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia.

Konektivitas langsung antara dua kota tersebut dapat melayani setidaknya dua kelompok penumpang.

Pertama, masyarakat Bandung dan daerah sekitarnya yang hendak berlibur ke Bali. Kedua, wisatawan dari Bali yang ingin menikmati berbagai destinasi wisata di Bandung dan Jawa Barat.

Tanpa penerbangan langsung dari Husein Sastranegara, penumpang dari Bandung sebelumnya harus menyesuaikan perjalanan melalui bandara lain atau menggunakan akses menuju Kertajati.

Kembalinya penerbangan langsung dari pusat Kota Bandung dapat memberikan alternatif perjalanan yang lebih praktis.

Dari sisi pariwisata, konektivitas udara juga memiliki dampak yang lebih luas. Wisatawan yang datang bukan hanya membutuhkan tiket pesawat, tetapi juga hotel, restoran, transportasi, pusat perbelanjaan hingga berbagai destinasi wisata.

Karena itu, pembukaan kembali rute Bandung-Denpasar berpotensi menciptakan pergerakan ekonomi di kedua daerah.

 

Pernah Menjadi Rute Andalan Garuda

Rute Bandung-Denpasar sebenarnya bukan rute baru bagi Garuda Indonesia.

Maskapai nasional tersebut sebelumnya pernah mengoperasikan penerbangan langsung dari Bandara Husein Sastranegara menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Dalam catatan penerbangan sebelumnya, Garuda pernah menggunakan nomor penerbangan GA 334 untuk rute Bandung-Denpasar dan GA 335 untuk rute sebaliknya. Pada periode 2020, rute tersebut pernah dijadwalkan beroperasi tiga kali seminggu, yakni Rabu, Jumat dan Minggu.

Namun, jadwal lama tersebut tidak dapat dijadikan patokan untuk operasional 2026.

Pasalnya, pengoperasian kembali rute kali ini berlangsung dalam kondisi berbeda, termasuk perubahan pola jaringan penerbangan, kapasitas bandara, ketersediaan slot dan strategi maskapai.

Karena itu, penumpang perlu menunggu jadwal resmi terbaru dari Garuda Indonesia.

 

Pilihan Lebih Praktis bagi Warga Bandung

Keuntungan utama rute ini bukan semata-mata soal tujuan Bali. Faktor lokasi Bandara Husein Sastranegara menjadi nilai tambah tersendiri.

Bandara tersebut berada di kawasan Kota Bandung sehingga relatif mudah dijangkau masyarakat dari berbagai wilayah Bandung Raya.

Hal ini berbeda dengan Bandara Kertajati yang berada di Kabupaten Majalengka dan membutuhkan perjalanan darat lebih panjang dari pusat Kota Bandung.

Kehadiran kembali penerbangan jet di Husein dapat memberikan masyarakat pilihan sesuai kebutuhan. Penumpang tidak lagi hanya mempertimbangkan harga tiket pesawat, tetapi juga biaya dan waktu perjalanan menuju bandara.

Untuk perjalanan bisnis, misalnya, waktu tempuh menuju bandara menjadi salah satu pertimbangan penting. Demikian pula bagi wisatawan yang membawa keluarga dan barang bawaan dalam jumlah banyak.

 

Jadwal Penerbangan Perlu Dicek Berkala

Dengan penerbangan jet dari Husein Sastranegara mulai kembali pada 14 Agustus 2026, calon penumpang yang ingin menggunakan layanan Garuda Indonesia perlu memperhatikan pembaruan jadwal.

Hingga saat ini, informasi yang telah dikonfirmasi adalah rute Garuda Indonesia menuju Denpasar serta momentum dimulainya kembali layanan jet di Husein. Sementara detail waktu keberangkatan dan frekuensi penerbangan masih perlu menunggu pengumuman operasional maskapai.

Garuda Indonesia sendiri menyediakan kanal pemesanan penerbangan dan informasi perjalanan melalui situs resminya.

Penumpang juga sebaiknya memastikan kode bandara yang dipilih saat melakukan pemesanan. Untuk keberangkatan dari Bandung, penerbangan yang dimaksud menggunakan Bandara Husein Sastranegara dengan kode BDO, sedangkan tujuan di Bali adalah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kode DPS.

 

Jadi Angin Segar bagi Penerbangan Bandung

Kembalinya Garuda Indonesia ke rute Bandung-Denpasar menjadi salah satu perkembangan penting dalam upaya menghidupkan kembali konektivitas udara dari Bandung.

Tidak hanya memberikan alternatif perjalanan menuju Bali, pembukaan rute ini juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan kembali Bandara Husein Sastranegara.

Bagi masyarakat, manfaatnya cukup sederhana tetapi terasa: perjalanan menuju Bali dapat kembali dimulai dari bandara yang berada di dalam Kota Bandung.

Sementara bagi sektor pariwisata dan ekonomi, konektivitas langsung Bandung-Bali membuka peluang bagi meningkatnya mobilitas wisatawan, pelaku bisnis dan masyarakat.

Jadwal yang perlu dicatat adalah 14 Agustus 2026 sebagai tanggal dimulainya kembali layanan penerbangan jet dari Bandara Husein Sastranegara. Garuda Indonesia telah mengajukan rute Bandung-Denpasar, tetapi detail jam penerbangan dan frekuensi operasional terbaru masih perlu menunggu konfirmasi resmi maskapai.

Dengan dibukanya kembali akses ini, langit Bandung dan Bali kembali memiliki jalur langsung yang sempat lama terputus.