
RANS Entertaimen Masuk Bursa Efek, Dana IPO RP429,3 Miliar, tahuberita.com – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI)melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO). Dalam aksi korporasi tersebut, perusahaan media dan hiburan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar, atau sekitar Rp429,3 miliar.
Pencatatan perdana saham RANS berlangsung di Main Hall BEI, Jakarta, pada Jumat, 10 Juli 2026. Langkah ini menandai babak baru bagi RANS Entertainment, dari perusahaan yang tumbuh dari ekonomi kreator menjadi perusahaan terbuka yang dapat diakses oleh investor publik.
Dalam IPO tersebut, RANS menawarkan 2.525.000.000 saham baru, setara dengan 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Saham RANS ditawarkan dengan harga Rp170 per saham, sehingga menghasilkan dana segar sebesar Rp429,25 miliar.
Rincian IPO RANS Entertainment
| Keterangan | Nilai |
| Jumlah saham yang ditawarkan | 2.525.000.000 saham baru |
| Porsi saham yang dilepas | 20,02% |
| Harga penawaran | Rp170 per saham |
| Dana yang dihimpun | Rp429,25 miliar |
| Kode saham | RANS |
| Tanggal pencatatan perdana | 10 Juli 2026 |
Sambutan Positif pada Hari Perdana
Saham RANS mendapat sambutan positif dari pasar pada hari pertama perdagangan. Harga saham langsung menembus Auto Reject Atas (ARA), naik 34,12 persen atau 58 poin ke level Rp228 per saham dari harga penawaran Rp170 per saham.
Kenaikan tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap saham RANS. Antusiasme pasar juga menunjukkan bahwa sektor media dan hiburan berbasis ekonomi kreatif mulai mendapatkan perhatian lebih besar dari pelaku pasar modal.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin menyatakan bahwa pencatatan saham RANS menjadi momentum penting bagi pasar modal Indonesia karena menambah jumlah perusahaan tercatat dari sektor media dan hiburan.
“Hari ini menjadi momentum penting bukan hanya bagi perseroan, tetapi juga bagi pasar modal Indonesia sebagai tempat yang dipercayai oleh dunia usaha sebagai sumber pendanaan jangka panjang yang strategis,” ujar Saidu dalam seremoni pencatatan saham di BEI.
RANS sebagai Representasi Ekonomi Kreatif
RANS Entertainment dikenal sebagai perusahaan media dan hiburan yang berkembang dari ekosistem digital. Didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, RANS memulai perjalanan usahanya dari produksi konten digital dan kanal YouTube, sebelum berkembang ke berbagai lini bisnis hiburan.
Seiring pertumbuhan popularitas dan diversifikasi usaha, RANS memperluas aktivitas bisnisnya ke bidang produksi konten, manajemen talenta, event, konser, kuliner, kosmetik, hingga wahana hiburan.
Direktur Utama RANS Entertainment Nagita Slavina menyampaikan bahwa IPO merupakan langkah penting untuk membawa industri kreatif Indonesia ke level yang lebih profesional dan berkelanjutan.
“Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Nagita.
Alokasi Dana Hasil IPO
RANS Entertainment telah menyampaikan rencana penggunaan dana hasil IPO untuk mendukung ekspansi bisnis dan penguatan struktur permodalan perusahaan. Dana tersebut akan dialokasikan ke beberapa sektor strategis yang menjadi fokus pengembangan RANS.
| Penggunaan Dana | Alokasi |
| Penyelenggaraan konser | Rp161,5 miliar (37,61%) |
| Akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia | Rp85 miliar (19,80%) |
| Pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland | Rp80 miliar (18,64%) |
| Investasi pada perusahaan patungan berbasis AI | Rp35 miliar (8,15%) |
| Pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi | Rp29,95 miliar (6,98%) |
| Penguatan modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera | Rp37,8 miliar (8,82%) |
Alokasi terbesar, yakni 37,61 persen atau sekitar Rp161,5 miliar, akan digunakan untuk penyelenggaraan konser. Langkah ini menunjukkan bahwa RANS melihat sektor live entertainment sebagai salah satu motor pertumbuhan bisnis ke depan.
Selain itu, RANS juga mengalokasikan Rp85 miliar untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia, yang menandakan strategi perusahaan dalam memperluas portofolio bisnis ke sektor kecantikan.
Ekspansi ke Wahana Hiburan dan Teknologi
Sebesar Rp80 miliar dari dana IPO akan digunakan untuk pengembangan Cipungland, wahana bermain dan belajar yang menjadi salah satu lini bisnis RANS di sektor hiburan keluarga.
RANS juga mengalokasikan Rp35 miliar untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence (AI)bersama PT Feedloop Global Teknologi. Investasi ini menunjukkan upaya RANS untuk memanfaatkan teknologi dalam mendukung pengembangan bisnis media dan hiburan.
Selain ekspansi usaha, sebagian dana IPO juga digunakan untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi sebesar Rp29,95 miliar serta penguatan modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera sebesar Rp37,8 miliar.
Momentum Baru bagi RANS
Pendiri RANS Entertainment Raffi Ahmad menyatakan bahwa IPO bukanlah akhir perjalanan perusahaan, melainkan awal dari fase baru untuk membangun korporasi yang lebih profesional dan berkelanjutan.
“Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. RANS ingin tumbuh menjadi perusahaan yang dikelola secara profesional, transparan, dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Raffi Ahmad.
Raffi menambahkan bahwa melalui IPO, RANS ingin membuktikan bahwa perusahaan yang lahir dari creator economydapat berkembang menjadi institusi bisnis yang profesional dan memiliki tata kelola yang baik.
Dampak bagi Pasar Modal dan Industri Kreatif
Pencatatan saham RANS di BEI dipandang sebagai salah satu momentum penting bagi industri kreatif Indonesia. Kehadiran RANS sebagai perusahaan terbuka menunjukkan bahwa sektor media dan hiburan memiliki potensi untuk berkembang melalui akses pendanaan dari pasar modal.
Bagi pasar modal Indonesia, IPO RANS menambah variasi sektor perusahaan tercatat, khususnya di bidang media, hiburan, dan ekonomi kreatif. Hal ini juga dapat membuka peluang bagi perusahaan kreatif lainnya untuk mempertimbangkan pasar modal sebagai sumber pendanaan jangka panjang.
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia melalui IPO dengan menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar atau sekitar Rp429,3 miliar. Perseroan menawarkan 2,525 miliar saham baruatau 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp170 per saham.
Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi bisnis, termasuk penyelenggaraan konser, akuisisi perusahaan kosmetika, pengembangan wahana hiburan, investasi berbasis AI, pelunasan kredit, dan penguatan modal kerja.
Keberhasilan IPO RANS tidak hanya menjadi pencapaian bagi perusahaan, tetapi juga menandai pengakuan pasar modal terhadap potensi industri kreatif Indonesia sebagai sektor yang mampu menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.