September 10, 2026
kurikulum koding AI

JAKARTA, TAHUBERITA.COM – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara bertahap mengimplementasikan modul penguatan literasi Kecerdasan Buatan (AI) dan pemrograman dasar (coding) pada jenjang pendidikan menengah pertama (SMP) dan atas (SMA) pada tahun ajaran 2026.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Inisiatif ini dirancang bukan hanya untuk mengenalkan kemampuan teknis komputasi, melainkan menekankan pada pemahaman etika digital, pemikiran kritis (critical thinking), serta penanggulangan risiko disinformasi berbasis AI sejak dini.

“Teknologi kecerdasan buatan harus diposisikan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan pengganti proses berpikir. Modul ini membekali siswa agar menjadi pengguna teknologi yang bijak dan beretika,” tegas perwakilan kementerian dalam sosialisasi pendidikan digital.

Program pelatihan khusus bagi para tenaga pendidik juga disiapkan secara intensif guna memastikan kesiapan guru dalam mengarahkan para siswa memanfaatkan platform digital secara aman dan produktif di lingkungan sekolah.