April 19, 2026

Harga emas 24 Maret 2026

Update Harga Emas Selasa, 24 Maret 2026, tahuberita.com – Pergerakan harga emas batangan di pasar domestik pada Selasa, 24 Maret 2026, menunjukkan tren yang cenderung melemah tipis untuk produk Antam, sementara emas UBS dan Galeri24 relatif stabil di level tinggi. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang masih dipengaruhi sentimen global serta pergerakan nilai tukar rupiah.

Produk logam mulia dari Antam, UBS, serta Galeri24 yang dipasarkan melalui Pegadaian masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam berinvestasi emas.

 

Harga Emas Antam Turun Tipis

Harga emas batangan produksi Antam pada Selasa pagi tercatat mengalami koreksi ringan. Untuk ukuran 1 gram, harga berada di kisaran Rp2.950.000 hingga Rp2.960.000 per gram, turun tipis dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Penurunan ini dinilai sebagai bagian dari fase konsolidasi setelah beberapa hari sebelumnya harga emas sempat bergerak fluktuatif. Pelaku pasar cenderung menahan transaksi sambil menunggu arah kebijakan moneter global yang lebih jelas.

Berikut kisaran harga emas Antam hari ini:

  • 0,5 gram: Rp1.510.000 – Rp1.530.000
  • 1 gram: Rp2.950.000 – Rp2.960.000
  • 2 gram: Rp5.860.000 – Rp5.900.000
  • 5 gram: Rp14.500.000 – Rp14.650.000
  • 10 gram: Rp28.900.000 – Rp29.200.000
  • 25 gram: Rp72.200.000 – Rp72.900.000
  • 50 gram: Rp144.500.000 – Rp145.800.000
  • 100 gram: Rp288.000.000 – Rp291.000.000

Harga buyback juga mengikuti pelemahan, meskipun masih bertahan di kisaran Rp2,65 juta hingga Rp2,68 juta per gram.

 

UBS dan Galeri24 Stabil

Sementara itu, harga emas UBS dan Galeri24 masih bertahan di level tinggi. Stabilnya harga kedua produk ini menunjukkan bahwa permintaan di pasar ritel tetap kuat.

Harga emas UBS berada di kisaran Rp3.020.000 hingga Rp3.030.000 per gram. Sedangkan Galeri24 diperdagangkan di kisaran Rp3.000.000 hingga Rp3.010.000 per gram.

Berikut rincian kisaran harga UBS:

  • 0,5 gram: Rp1.630.000 – Rp1.640.000
  • 1 gram: Rp3.020.000 – Rp3.030.000
  • 2 gram: Rp6.000.000 – Rp6.040.000
  • 5 gram: Rp14.800.000 – Rp14.900.000
  • 10 gram: Rp29.400.000 – Rp29.550.000
  • 25 gram: Rp73.400.000 – Rp73.900.000
  • 50 gram: Rp146.800.000 – Rp147.200.000
  • 100 gram: Rp293.000.000 – Rp294.000.000

Sementara harga Galeri24:

  • 0,5 gram: Rp1.580.000 – Rp1.600.000
  • 1 gram: Rp3.000.000 – Rp3.010.000
  • 2 gram: Rp5.950.000 – Rp5.990.000
  • 5 gram: Rp14.700.000 – Rp14.800.000
  • 10 gram: Rp29.300.000 – Rp29.450.000
  • 25 gram: Rp73.000.000 – Rp73.500.000
  • 50 gram: Rp146.000.000 – Rp146.600.000
  • 100 gram: Rp292.000.000 – Rp293.200.000

Stabilnya harga UBS dan Galeri24 tidak lepas dari tingginya aktivitas transaksi di jaringan Pegadaian, baik secara offline maupun digital.

 

Tekanan dari Sentimen Global

Analis menilai, pergerakan harga emas saat ini masih sangat dipengaruhi oleh faktor global, terutama kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Ekspektasi suku bunga tinggi cenderung menekan harga emas, karena investor beralih ke instrumen yang memberikan imbal hasil lebih tinggi. Namun, ketidakpastian ekonomi global tetap menjadi faktor yang menjaga daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Selain itu, pergerakan dolar AS juga menjadi faktor penting. Penguatan dolar biasanya membuat harga emas melemah, sementara pelemahan dolar dapat mendorong harga emas naik.

Peran Nilai Tukar Rupiah

Di pasar domestik, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut memengaruhi harga emas. Pelemahan rupiah akan membuat harga emas di dalam negeri meningkat, meskipun harga global tidak berubah signifikan.

Sebaliknya, penguatan rupiah dapat menahan kenaikan harga emas. Oleh karena itu, investor perlu memperhatikan pergerakan kurs selain harga emas global.

Selasa, 24 Maret 2026, harga emas domestik menunjukkan pergerakan yang beragam. Emas Antam melemah tipis, sementara UBS dan Galeri24 tetap stabil di level tinggi sekitar Rp3 juta per gram.

Kondisi ini mencerminkan pasar yang masih dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kebijakan global hingga permintaan domestik menjelang Lebaran.

Bagi investor, situasi ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi secara bertahap, dengan tetap memperhatikan strategi dan risiko investasi di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *