
Lama Dikeluhkan Pengguna, Eskalator Skybridge Bojonggede Kini Mulai Diperbaiki, tahuberia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai melakukan perbaikan eskalator di Skybridge Bojonggede yang selama ini dikeluhkan pengguna. Pengerjaan fasilitas penghubung menuju Stasiun Bojonggede tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026 agar akses naik dan turun penumpang kembali nyaman.
Perbaikan ini menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna KRL Commuter Line yang setiap hari melintasi kawasan Stasiun Bojonggede. Eskalator yang tidak berfungsi selama ini membuat sebagian penumpang harus mengandalkan tangga untuk mencapai area skybridge.
Keluhan paling terasa saat jam sibuk. Penumpang harus berdesakan ketika aktivitas naik dan turun meningkat, khususnya pada pagi dan sore hari.
Bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan transportasi umum, fasilitas tersebut bukan sekadar pelengkap. Keberadaan eskalator memiliki peran penting untuk mempermudah mobilitas, terutama bagi lansia, ibu yang membawa anak, serta penumpang dengan barang bawaan cukup banyak.
Eskalator Rusak Jadi Keluhan Pengguna
Skybridge Bojonggede merupakan salah satu fasilitas penghubung yang membantu mobilitas masyarakat menuju Stasiun Bojonggede. Kehadirannya diharapkan dapat mempermudah perpindahan penumpang sekaligus mendukung kelancaran akses menuju transportasi kereta api.
Namun, kerusakan eskalator membuat fungsi fasilitas tersebut belum sepenuhnya dirasakan pengguna. Penumpang yang sebelumnya dapat memanfaatkan eskalator untuk berpindah lantai terpaksa menggunakan tangga biasa.
Kondisi ini menjadi persoalan tersendiri ketika jumlah penumpang meningkat. Antrean dan kepadatan berpotensi terjadi, terutama ketika banyak orang bergerak pada waktu bersamaan.
Tidak sedikit pengguna yang menginginkan fasilitas tersebut segera kembali berfungsi. Sebab, perjalanan menggunakan KRL biasanya dilakukan dengan mempertimbangkan waktu keberangkatan dan jadwal kereta.
Ketika akses menuju peron maupun area skybridge kurang nyaman, penumpang harus menyediakan waktu tambahan untuk berjalan atau menaiki tangga.
Persoalannya bukan hanya kenyamanan. Aksesibilitas juga menjadi bagian penting dari pelayanan transportasi publik.
Pemkab Bogor Targetkan Rampung Desember 2026
Pemkab Bogor kini mulai melakukan perbaikan terhadap eskalator tersebut. Pengerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Target penyelesaian ini menjadi kabar yang dinantikan pengguna Stasiun Bojonggede. Jika pengerjaan berjalan sesuai jadwal, masyarakat berpeluang kembali menikmati fasilitas eskalator sebelum memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru.
Meski demikian, proses perbaikan membutuhkan perhatian terhadap aspek teknis dan keselamatan. Eskalator merupakan fasilitas mekanis yang digunakan banyak orang setiap hari sehingga tidak cukup hanya memastikan perangkat dapat bergerak kembali.
Pemeriksaan komponen, sistem penggerak, sensor keselamatan, hingga pengujian operasional perlu menjadi bagian dari proses pengerjaan sebelum fasilitas dinyatakan siap digunakan.
Yang dikeluhkan pengguna selama ini, akses naik turun harus mengandalkan tangga.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pemeliharaan fasilitas publik perlu mendapat perhatian berkelanjutan. Perbaikan memang menjadi langkah penting, tetapi pengawasan setelah fasilitas kembali beroperasi juga tidak kalah diperlukan.
Akses Nyaman Jadi Kebutuhan Penumpang KRL
Stasiun Bojonggede merupakan salah satu simpul transportasi penting bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Setiap hari, kawasan ini menjadi titik pergerakan warga yang melakukan perjalanan menuju Jakarta maupun sejumlah wilayah penyangga lainnya.
Tingginya aktivitas penumpang membuat fasilitas pendukung harus mampu menunjang kebutuhan mobilitas masyarakat. Bukan hanya area peron dan jalur pejalan kaki, tetapi juga tangga, eskalator, penerangan, serta akses bagi kelompok rentan.
Perbaikan eskalator Skybridge Bojonggede juga menjadi momentum untuk melihat kembali kondisi fasilitas publik di sekitar stasiun. Sebab, kenyamanan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh ketepatan jadwal kereta.Akses menuju stasiun turut memengaruhi pengalaman pengguna transportasi umum.
Bagi penumpang yang terbiasa mengejar jadwal KRL pada pagi hari, keberadaan eskalator yang berfungsi dapat membantu memangkas waktu perpindahan antarlantai. Sementara pada sore hari, fasilitas tersebut dapat mengurangi beban penumpang yang baru pulang bekerja.
Pemkab Bogor menargetkan perbaikan selesai pada Desember 2026. Setelah pengerjaan rampung, pengujian fungsi dan aspek keselamatan menjadi tahapan penting sebelum eskalator kembali dimanfaatkan masyarakat.
Dengan demikian, penyelesaian perbaikan tidak hanya diukur dari rampungnya pekerjaan fisik, tetapi juga dari kesiapan fasilitas untuk digunakan secara aman oleh ribuan pengguna yang melintasi Skybridge Bojonggede setiap harinya.