
Mobil Bekas di Bawah Rp200 Juta Paling Banyak Diburu Tahun Ini, MPV hingga SUV Jadi Incaran Utama, tahuberita.com – Pasar mobil bekas di Indonesia masih menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Di tengah harga mobil baru yang terus meningkat dan kondisi ekonomi yang membuat masyarakat lebih selektif dalam mengatur pengeluaran, kendaraan bekas dengan harga di bawah Rp200 juta menjadi salah satu segmen yang paling ramai diburu konsumen.
Dealer mobil bekas di berbagai daerah mengungkapkan bahwa permintaan kendaraan second kelas menengah mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Menariknya, konsumen kini tidak hanya mencari mobil murah, tetapi juga mempertimbangkan faktor kenyamanan, efisiensi bahan bakar, biaya perawatan, serta nilai jual kembali.
Dengan dana di bawah Rp200 juta, masyarakat saat ini sudah bisa mendapatkan berbagai pilihan kendaraan, mulai dari city car, MPV keluarga, SUV, hingga beberapa model hybrid dan mobil listrik bekas tahun muda. Kondisi tersebut membuat pasar mobil second semakin kompetitif.
Pengamat otomotif menilai tren ini muncul karena banyak konsumen menganggap mobil bekas sebagai solusi paling rasional dibanding membeli unit baru dengan cicilan yang semakin tinggi.
Selain itu, depresiasi harga mobil bekas yang lebih stabil menjadi alasan mengapa kendaraan second masih menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia.
Toyota Avanza Masih Jadi Raja Pasar Mobil Bekas
Jika berbicara mengenai mobil bekas paling dicari di bawah Rp200 juta, nama Toyota Avanza masih menjadi yang terdepan.
Mobil yang dijuluki sebagai “mobil sejuta umat” tersebut tetap memiliki pasar yang sangat kuat. Untuk unit keluaran 2018 hingga 2021, harga bekas Avanza saat ini berada di kisaran Rp150 juta hingga Rp190 juta tergantung kondisi dan varian kendaraan.
Banyak konsumen memilih Avanza karena terkenal memiliki mesin yang tangguh, biaya servis terjangkau, serta jaringan bengkel yang tersebar luas di seluruh Indonesia.
Selain itu, kapasitas tujuh penumpang membuat Avanza tetap relevan sebagai kendaraan keluarga maupun operasional usaha.
Honda Brio Jadi Favorit Anak Muda
Di segmen city car, Honda Brio menjadi salah satu mobil bekas yang paling cepat terjual di berbagai showroom.
Mobil ini banyak dicari oleh kalangan muda dan pekerja perkotaan karena memiliki desain modern, konsumsi bahan bakar yang irit, dan ukuran yang cocok digunakan di jalanan padat.
Honda Brio keluaran 2019 hingga 2022 saat ini masih bisa ditemukan di kisaran Rp160 juta hingga Rp195 juta. Meski harga bekasnya relatif tinggi dibanding beberapa kompetitor, permintaan terhadap model ini tetap sangat besar.
Dealer mobil bekas bahkan menyebut Brio sebagai salah satu model yang memiliki perputaran stok tercepat sepanjang tahun ini.
Toyota Rush dan SUV Bekas Mulai Naik Daun
Tren SUV yang terus berkembang di Indonesia turut berdampak pada pasar mobil bekas.
Toyota Rush menjadi salah satu SUV paling banyak dicari di rentang harga Rp170 juta hingga Rp200 juta. Unit keluaran 2017 hingga 2018 masih memiliki peminat yang cukup besar karena menawarkan desain gagah, ground clearance tinggi, dan kapasitas tujuh penumpang.
Selain Rush, beberapa model SUV lain seperti Daihatsu Terios, Honda HR-V generasi awal, hingga Nissan X-Trail bekas mulai kembali dilirik konsumen.
Banyak keluarga memilih SUV karena dianggap lebih nyaman digunakan di berbagai kondisi jalan, terutama untuk perjalanan luar kota.
Mitsubishi Xpander Bekas Jadi Alternatif Menarik
Meski harga unit baru masih cukup tinggi, Mitsubishi Xpander bekas kini mulai banyak diburu konsumen.
Varian Exceed keluaran awal saat ini sudah masuk kategori mobil bekas di bawah Rp200 juta. Mobil ini terkenal memiliki kabin luas dan suspensi yang nyaman untuk perjalanan jauh.
Xpander menjadi alternatif utama bagi konsumen yang ingin memiliki MPV modern tanpa harus membeli unit baru.
Desain yang masih terlihat segar membuat mobil ini tetap memiliki daya tarik tinggi di pasar kendaraan second.
Suzuki Ertiga Tetap Stabil di Pasar
Nama Suzuki Ertiga juga tidak pernah absen dari daftar mobil bekas favorit masyarakat Indonesia.
Ertiga Sport bekas produksi 2019 misalnya, saat ini banyak dipasarkan di kisaran Rp150 juta hingga Rp190 juta. Mobil ini dikenal memiliki konsumsi bahan bakar yang cukup efisien dan biaya perawatan yang relatif bersahabat.
Selain itu, fitur keselamatan dan kenyamanan yang cukup lengkap membuat Ertiga masih menjadi pilihan kuat bagi keluarga muda.
Mobil LCGC Masih Jadi Incaran
Meski budget konsumen berada di bawah Rp200 juta, banyak masyarakat tetap memilih segmen Low Cost Green Car atau LCGC karena pertimbangan efisiensi biaya operasional.
Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio Satya, Toyota Calya, dan Daihatsu Sigra masih menjadi model yang paling sering dicari di showroom mobil bekas maupun marketplace otomotif.
Selain harga yang terjangkau, kendaraan LCGC terkenal memiliki konsumsi bahan bakar yang irit dan pajak tahunan yang relatif ringan.
Kondisi tersebut membuat mobil-mobil tersebut banyak digunakan sebagai kendaraan harian maupun armada transportasi online.
Mobil Listrik Bekas Mulai Dilirik
Fenomena baru yang mulai terlihat sepanjang 2026 adalah meningkatnya minat terhadap mobil listrik bekas.
Bertambahnya populasi kendaraan listrik sejak beberapa tahun terakhir membuat unit second mulai bermunculan dengan harga yang lebih terjangkau.
Wuling Air EV menjadi salah satu model yang paling banyak dicari. Unit bekas keluaran 2022 hingga 2024 kini sudah banyak dijual di kisaran Rp130 juta hingga Rp180 juta.
Selain Air EV, DFSK Seres E1 juga mulai menarik perhatian masyarakat yang ingin mencoba kendaraan listrik tanpa harus membeli unit baru.
Minat terhadap kendaraan listrik turut terdorong oleh berbagai wacana insentif pemerintah untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Daftar Mobil Bekas di Bawah Rp200 Juta yang Paling Banyak Dicari
Berikut beberapa model yang paling sering diburu konsumen sepanjang 2026:
- Toyota Avanza 2018–2021
- Daihatsu Xenia 2018–2021
- Honda Brio 2019–2022
- Toyota Rush 2017–2018
- Daihatsu Terios 2018–2019
- Mitsubishi Xpander Exceed
- Suzuki Ertiga Sport
- Honda HR-V generasi awal
- Toyota Calya
- Daihatsu Sigra
- Toyota Agya
- Daihatsu Ayla
- Wuling Confero S
- Nissan Grand Livina
- Wuling Air EV bekas
- DFSK Seres E1 bekas
- Toyota Yaris
- Honda Jazz GK5
- Suzuki XL7 generasi awal
- Nissan X-Trail bekas
Daftar tersebut menunjukkan bahwa segmen MPV dan SUV masih menjadi kategori paling dominan di pasar mobil bekas nasional.
Konsumen Kini Lebih Teliti Sebelum Membeli
Meski pasar mobil bekas terus berkembang, konsumen saat ini cenderung lebih berhati-hati sebelum melakukan transaksi.
Riwayat servis kendaraan, kondisi mesin, keaslian dokumen, hingga potensi bekas banjir menjadi faktor yang semakin diperhatikan.
Di berbagai forum otomotif dan komunitas online, banyak pengguna menyarankan pembeli untuk melakukan inspeksi menyeluruh sebelum memutuskan membeli mobil bekas. Beberapa bahkan menilai kendaraan berusia dua hingga lima tahun sebagai “sweet spot” karena depresiasinya sudah menurun namun kondisi kendaraan masih relatif baik.
Selain itu, masyarakat kini semakin sering menggunakan jasa inspeksi independen untuk memastikan kondisi kendaraan sesuai dengan harga yang ditawarkan.
Pasar Mobil Bekas Diprediksi Tetap Ramai
Melihat kondisi saat ini, pasar mobil bekas di bawah Rp200 juta diperkirakan masih akan menjadi salah satu segmen paling aktif hingga akhir 2026.
Harga mobil baru yang terus naik membuat banyak masyarakat memilih kendaraan second sebagai solusi yang lebih ekonomis. Di sisi lain, pilihan model yang semakin beragam membuat konsumen memiliki banyak alternatif sesuai kebutuhan dan anggaran.
Mulai dari city car irit BBM, MPV keluarga yang nyaman, hingga SUV modern dengan tampilan premium kini bisa didapatkan tanpa harus mengeluarkan dana besar.
Dengan kondisi tersebut, mobil bekas di bawah Rp200 juta diprediksi tetap menjadi primadona pasar otomotif nasional dan terus menjadi incaran utama masyarakat Indonesia sepanjang tahun ini.