
Update Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Sabtu 30 Mei 2026, tahuberita.com – Harga emas batangan yang diperdagangkan melalui Pegadaian kembali mengalami kenaikan pada perdagangan hari Sabtu (30/5/2026). Produk logam mulia Antam, Galeri24, dan UBS tercatat kompak menguat dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya.
Kenaikan harga emas tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang masih memengaruhi pergerakan pasar keuangan dunia. Kondisi tersebut membuat investor kembali melirik aset safe haven seperti emas untuk menjaga nilai aset mereka dari risiko inflasi dan fluktuasi pasar.
Harga emas yang terus bergerak naik dalam beberapa hari terakhir juga menjadi perhatian masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen investasi jangka panjang. Selain dianggap relatif aman, emas masih dinilai sebagai salah satu aset yang mampu mempertahankan nilai kekayaan dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Berdasarkan data terbaru dari platform Sahabat Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram pada Sabtu pagi berada di level Rp2.885.000. Sementara emas UBS diperdagangkan di harga Rp2.834.000 per gram dan emas Galeri24 berada di level Rp2.772.000 per gram.
Kenaikan harga tersebut memperlihatkan bahwa minat terhadap investasi logam mulia masih cukup tinggi di kalangan masyarakat maupun investor ritel.
Harga Emas Antam Hari Ini
Produk emas Antam masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam berinvestasi logam mulia. Sertifikasi internasional yang dimiliki membuat emas Antam memiliki tingkat kepercayaan tinggi serta lebih mudah diperjualbelikan kembali.
Pada perdagangan Sabtu ini, harga emas Antam tercatat mengalami kenaikan dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berikut daftar harga emas Antam:
- 0,5 gram: Rp1.495.000
- 1 gram: Rp2.885.000
- 2 gram: Rp5.708.000
- 3 gram: Rp8.536.000
- 5 gram: Rp14.191.000
- 10 gram: Rp28.325.000
- 25 gram: Rp70.681.000
- 50 gram: Rp141.279.000
- 100 gram: Rp282.477.000
Harga emas Antam menjadi yang tertinggi dibandingkan produk logam mulia lain yang dipasarkan melalui Pegadaian.
Analis pasar menilai tingginya minat terhadap emas Antam dipengaruhi oleh reputasi merek yang sudah dikenal luas serta likuiditas yang relatif lebih baik dibandingkan produk lain.
Harga Emas UBS Hari Ini
Selain Antam, emas UBS juga menjadi salah satu produk investasi yang cukup populer di Indonesia. Produk ini banyak diminati karena memiliki pilihan ukuran yang cukup lengkap dan mudah ditemukan di berbagai jaringan penjualan emas.
Pada perdagangan hari ini, harga emas UBS ukuran 1 gram tercatat berada di level Rp2.834.000.
Berikut rincian harga emas UBS:
- 0,5 gram: Rp1.532.000
- 1 gram: Rp2.834.000
- 2 gram: Rp5.623.000
- 5 gram: Rp13.893.000
- 10 gram: Rp26.640.000
- 25 gram: Rp68.964.000
- 50 gram: Rp137.644.000
- 100 gram: Rp275.179.000
- 250 gram: Rp687.745.000
- 500 gram: Rp1.373.875.000
Kenaikan harga UBS mengikuti tren penguatan harga emas global yang terjadi dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.
Meski berada di bawah harga Antam, produk UBS tetap menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat karena menawarkan harga yang relatif kompetitif dan mudah diperoleh.
Harga Emas Galeri24 Hari Ini
Galeri24 yang merupakan produk logam mulia dari Pegadaian juga mengalami kenaikan harga pada perdagangan akhir pekan ini.
Produk ini cukup diminati karena menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan emas Antam maupun UBS. Selain itu, Galeri24 juga memiliki jaringan distribusi yang luas melalui kantor Pegadaian di berbagai daerah.
Berikut daftar harga emas Galeri24:
- 0,5 gram: Rp1.454.000
- 1 gram: Rp2.772.000
- 2 gram: Rp5.477.000
- 5 gram: Rp13.591.000
- 10 gram: Rp27.111.000
- 25 gram: Rp67.411.000
- 50 gram: Rp134.714.000
- 100 gram: Rp269.296.000
- 250 gram: Rp671.585.000
- 500 gram: Rp1.343.168.000
- 1.000 gram: Rp2.686.334.000
Meski memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan Antam dan UBS, Galeri24 tetap menjadi salah satu produk yang cukup diminati investor pemula maupun masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas.
Kenaikan harga emas dalam beberapa hari terakhir tidak terlepas dari kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.
Investor internasional masih mencermati perkembangan ekonomi Amerika Serikat, kebijakan suku bunga bank sentral, hingga dinamika geopolitik yang memengaruhi pergerakan pasar keuangan dunia.
Dalam situasi seperti ini, emas biasanya menjadi aset yang paling dicari karena dianggap memiliki risiko lebih rendah dibandingkan instrumen investasi lain seperti saham atau mata uang.
Ketika pasar mengalami tekanan, permintaan terhadap emas cenderung meningkat sehingga mendorong harga logam mulia ikut naik.
Selain faktor global, harga emas di Indonesia juga dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Karena perdagangan emas dunia menggunakan dolar AS sebagai acuan, pelemahan rupiah biasanya membuat harga emas domestik ikut meningkat.
Kondisi tersebut membuat harga emas di Indonesia tidak hanya bergantung pada harga emas internasional, tetapi juga pada stabilitas mata uang nasional.
Dalam beberapa waktu terakhir, pergerakan rupiah yang cukup fluktuatif menjadi salah satu faktor yang ikut mendukung kenaikan harga emas di pasar domestik.
Minat Investasi Emas Terus Bertumbuh
Tren investasi emas di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.
Kemudahan akses pembelian melalui aplikasi digital, Pegadaian, maupun marketplace membuat masyarakat semakin mudah berinvestasi logam mulia.
Banyak masyarakat kini menjadikan emas sebagai instrumen tabungan jangka panjang karena dianggap lebih aman dibandingkan menyimpan uang tunai dalam jangka waktu lama.
Selain itu, investasi emas juga dinilai cocok bagi investor pemula karena relatif mudah dipahami dan memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan instrumen investasi berfluktuasi tinggi.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 pada Sabtu 30 Mei 2026 tercatat kompak mengalami kenaikan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Emas Antam berada di level Rp2.885.000 per gram, UBS Rp2.834.000 per gram, dan Galeri24 Rp2.772.000 per gram.
Kenaikan harga tersebut menunjukkan bahwa minat investor terhadap logam mulia masih tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dengan dukungan sentimen pasar yang masih positif, emas diperkirakan tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.