
Update Harga Emas Hari Ini, Rabu 28 Januari 2026, tahuberita.com – Harga emas batangan dan perhiasan di Indonesia pada Rabu, 28 Januari 2026 kembali menjadi sorotan pelaku pasar, investor ritel, dan masyarakat luas. Hari ini, harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat penguatan signifikan, sementara harga emas perhiasan di pasaran menunjukkan tren masih tinggi dan variatifberdasarkan kadar karat dan merek. Pergerakan harga ini terjadi di tengah reli harga emas global yang mencapai level tertinggi dalam sejarah, mendorong minat terhadap aset logam mulia sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Harga Emas Batangan Antam Meroket
Berdasarkan data terkini, harga emas batangan tersertifikasi Antam mengalami kenaikan cukup tajam pada perdagangan hari ini. Harga emas Antam naik sebesar Rp52.000 per gram, menempatkan harga jualnya di angka Rp2.968.000 per gram untuk emas 24 karat tingkat kemurnian tinggi. Angka ini menandai level baru tertinggi sepanjang sejarah harga emas Antam di pasar domestik.
Penguatan harga tersebut juga tercermin pada harga jual kembali (buyback) emas Antam, yang tercatat mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp2.799.000 per gram, naik sekitar Rp50.000 dari posisi sehari sebelumnya. Lonjakan buyback ini menunjukkan bahwa pemilik emas yang ingin menjual kembali logam mulia mereka juga bisa mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi.
Harga emas Antam yang tinggi pada hari ini tidak terjadi secara seragam di seluruh ukuran, tetapi secara umum berlaku untuk semua ukuran batangan emas, dari ukuran kecil seperti 0,5 gram hingga satu kilogram (1.000 gram).
Daftar Harga Emas Batangan Antam (Rabu, 28 Januari 2026)
Harga berlaku di butik resmi Logam Mulia (belum termasuk pajak PPh 22 sesuai ketentuan pajak yang berlaku):
| Berat (gram) | Harga Jual Antam |
| 0,5 | Rp1.534.000 |
| 1 | Rp2.968.000 |
| 2 | Rp5.876.000 |
| 3 | Rp8.789.000 |
| 5 | Rp14.615.000 |
| 10 | Rp29.175.000 |
| 25 | Rp72.812.000 |
| 50 | Rp145.545.000 |
| 100 | Rp291.012.000 |
| 250 | Rp727.265.000 |
| 500 | Rp1.454.320.000 |
| 1.000 | Rp2.908.600.000 |
Catatan: Harga sudah termasuk biaya cetak dan potongan pajak pembelian sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, dengan tarif PPh 22 berbeda bagi NPWP dan non-NPWP.
Harga Emas Perhiasan: Variatif Berdasarkan Kadar dan Merek
Selain emas batangan, emas perhiasan di pasaran Indonesia hari ini juga menunjukkan harga yang masih tinggi dan variatif. Pergerakan harga di segmen perhiasan sangat terpengaruh oleh harga logam mulia dunia, biaya pembuatan (making fee), dan kebijakan harga dari masing-masing merek perhiasan.
Untuk emas perhiasan 24 karat (99% kemurnian), beberapa sumber mencatat harga mencapai sekitar Rp2.465.000 per gram pada Rabu (28/1), menunjukkan tren kenaikan dibanding pekan sebelumnya dan sebagian besar masih di atas level yang umum dalam beberapa periode terakhir.
Sementara itu, pergerakan harga perhiasan pada kadar karat lain (misalnya 22K, 18K, 14K) umumnya bergerak naik, namun tingkat kenaikannya bisa berbeda antar toko perhiasan dan merek, karena faktor biaya pembuatan dan margin penjual juga memengaruhi harga akhir di etalase.
Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas
Kenaikan signifikan harga emas Antam dan tingginya harga emas perhiasan pada hari ini tidak dapat dilepaskan dari beberapa faktor kunci:
1. Reli Harga Emas Dunia yang Ekstrem
Harga emas di pasar internasional mencatat lonjakan luar biasa. Akhir Januari ini, harga emas dunia menembus angka lebih dari USD 5.200 per troy ons, level rekor tertinggi dalam catatan pasar global. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan investor terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap risiko pasar dan ketidakpastian ekonomi global.
Permintaan yang meningkat, terutama dari belahan dunia seperti Amerika Serikat dan Eropa, telah mendorong harga emas dunia naik secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir sehingga berdampak langsung pada harga emas di pasar domestik.
2. Ketidakpastian Ekonomi Global dan Sentimen Pasar
Ketidakpastian ekonomi global, termasuk kondisi geopolitik dan fluktuasi nilai tukar mata uang, menjadi salah satu pendorong utama investor beralih ke emas. Emas dianggap sebagai aset aman (safe haven) di tengah fluktuasi pasar saham dan obligasi yang meningkat, sehingga permintaan terhadap emas fisik maupun kontrak berjangka melonjak.
Perbandingan Harga di Segmen Lain
Selain Antam, beberapa merek emas batangan lain seperti Galeri24 dan UBS juga dipantau di pasaran Indonesia melalui lembaga penjualan seperti Pegadaian. Pergerakan harga di segmen ini menunjukkan variasi yang menarik:
- Emas Galeri24 tercatat relatif stabil di sekitar level Rp2.965.000 per gram untuk emas 24 karat, menunjukkan sedikit perubahan dibandingkan sebelumnya.
- Emas UBS mengalami tren penurunan atau stagnan tipis, berada di kisaran sekitar Rp3.017.000 per gram, mencerminkan fluktuasi harga pasar lokal yang berbeda antar merek.
Perbedaan harga antar merek ini disebabkan oleh variabel seperti biaya pembuatan, sertifikasi, model atau desain perhiasan, serta kebijakan harga masing-masing penjual atau butik emas.
Dampak bagi Investor dan Konsumen
Investor Emas Fisik
Bagi investor yang fokus pada emas batangan, tren harga hari ini merupakan sinyal bahwa harga emas fisik masih menjanjikan secara jangka menengah hingga panjang, seiring dengan sentimen pasar global yang belum stabil. Peningkatan harga buyback juga menambah daya tarik untuk investor yang mempertimbangkan penjualan kembali emas mereka.
Namun, investor juga diingatkan bahwa fluktuasi harga emas bisa terjadi dalam jangka pendek, sehingga memahami risiko dan strategi masuk-keluar pasar tetap penting.
Konsumen Perhiasan
Bagi konsumen yang membeli emas perhiasan untuk keperluan simbolis seperti hadiah atau investasi pribadi, harga yang tinggi hari ini menunjukkan bahwa biaya pembelian masih relatif tinggi. Konsumen dianjurkan membandingkan harga antar toko dan mempertimbangkan kadar emas serta biaya pembuatan sebelum melakukan pembelian.
Prospek Harga Emas
Analisis pasar menunjukkan bahwa harga emas cenderung tetap kuat dalam jangka pendek, dibantu oleh kondisi global yang masih penuh ketidakpastian serta permintaan investor terhadap aset aman yang kuat. Beberapa analis bahkan memproyeksikan harga emas bisa terus naik sepanjang tahun 2026, seiring pertumbuhan permintaan dan kondisi pasar keuangan global yang dinamis.
Namun, faktor-faktor seperti perubahan kebijakan moneter global, stabilitas geopolitik, dan tren nilai tukar mata uang tetap berpotensi memengaruhi arah harga emas di masa depan.
Pada Rabu, 28 Januari 2026, harga emas batangan Antam mencatatkan penguatan signifikan hingga Rp2.968.000 per gram, menandai rekor tertinggi baru di pasar domestik Indonesia. Pergerakan ini didorong oleh reli harga emas dunia yang mencapai level historis dan sentimen pasar global yang membuat emas semakin menarik sebagai instrumen lindung nilai. Harga emas perhiasan juga tetap tinggi dan variatif, tergantung kadar karat dan merek, mencerminkan dinamika pasar lokal yang aktif. Bagi investor dan konsumen, tren harga ini menunjukkan peluang sekaligus kebutuhan untuk cermat dalam memantau pergerakan pasar emas dalam jangka pendek hingga panjang.