February 12, 2026

harga emas Antam

Harga Emas Batangan Hari Ini, Selasa 27 Januari 2026, tahuberita.com – Harga emas batangan di pasar domestik pada Selasa, 27 Januari 2026 menunjukkan koreksi tipis setelah mencatat rekor harga tertinggi baru beberapa hari sebelumnya. Tren harga emas fisik yang sedikit menurun ini menjadi perhatian investor serta masyarakat yang sedang mempertimbangkan emas sebagai sarana investasi atau lindung nilai (safe haven) di tengah kondisi pasar global yang bergejolak. 

Koreksi kecil ini tercatat pada perdagangan Selasa pagi di Butik Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Jakarta, di mana harga emas batangan turun sekitar Rp1.000 per gram dibandingkan dengan harga perdagangan sebelumnya. Pergerakan harga ini mencerminkan dinamika pasar komoditas logam mulia yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk fluktuasi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. 

Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Berdasarkan data terbaru yang dipantau pagi ini, berikut daftar harga emas batangan Antam yang berlaku di pasar Indonesia per Selasa (belum termasuk pajak PPh 22 sesuai peraturan perpajakan): 

Harga Jual Emas Batangan Antam (belum pajak):

Berat (gram) Harga (Rp)
0,5 1.508.000
1 2.916.000
2 5.772.000
3 8.633.000
5 14.355.000
10 28.655.000
25 71.512.000
50 142.945.000
100 285.812.000
250 714.265.000
500 1.428.320.000
1.000 2.856.600.000

Daftar di atas mencerminkan harga emas Antam yang umum dijual di butik resmi Logam Mulia di seluruh Indonesia. 

Penurunan tipis ini juga diikuti harga buyback emas Antam yang ditetapkan untuk pembelian kembali oleh logam mulia, yang kini berada di sekitar Rp2.749.000 per gram turun sekitar Rp1.000 dari posisi sebelumnya. Spread harga antara jual dan buyback masih cukup signifikan, sehingga memberikan sinyal bahwa emas lebih cocok untuk investasi jangka menengah hingga panjang. 

Harga Emas di Berbagai Wilayah: Kasus Medan

Data lokal dari Butik Logam Mulia Antam di Medan memperlihatkan tren serupa, di mana harga emas batangan dipatok sekitar Rp2.916.000 per gram, turun sekitar Rp1.000 dibanding posisi sebelumnya. Di sana, harga jual kembali atau buyback juga menunjukkan tren yang sejalan dengan data nasional. 

Untuk emas batangan di Medan, rincian harga jual hari ini tercatat sebagai berikut: 

  • 0,5 gram: Rp1.508.000
  • 1 gram: Rp2.916.000
  • 2 gram: Rp5.782.000
  • 3 gram: Rp8.655.000
  • 5 gram: Rp14.395.000
  • 10 gram: Rp28.710.000
  • 25 gram: Rp71.610.000
  • 50 gram: Rp143.055.000
  • 100 gram: Rp285.960.000

Rincian ini sedikit berbeda dari harga di Jakarta karena adanya komponen biaya distribusi dan asuransi saat pengiriman logam mulia ke masing-masing daerah. 

 

Analisis Rata-Rata

Koreksi tipis pada harga emas Antam di pasar domestik pada hari ini terjadi di tengah gejolak harga logam mulia dunia. Sentimen pasar global yang dipengaruhi oleh tekanan inflasi di berbagai negara serta kekhawatiran atas nilai tukar mata uang membuat investor bersikap hati-hati. Sebelumnya, harga emas sempat mencatat rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, namun konsolidasi harga kini memunculkan sedikit koreksi. 

Meski turun tipis, harga emas tetap berada di kisaran Rp2,9 jutaan per gram, menunjukkan minat pasar yang masih kuat terhadap aset emas sebagai instrumen lindung nilai (hedge) terhadap volatilitas pasar keuangan. Pergerakan harga emas domestik dipengaruhi oleh harga emas dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, di mana perubahan kecil bisa berdampak pada harga emas fisik di Indonesia. 

 

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Beberapa faktor yang umum memengaruhi pergerakan harga emas batangan di Indonesia antara lain:

  1. Harga Emas Dunia
    Harga emas batangan di pasar domestik biasanya bergerak mengikuti tren emas global di pasar spot dan futures. Apabila harga emas dunia bergerak naik, biasanya akan mendorong harga emas batangan di Indonesia ikut naik, meskipun selisih margin dan biaya distribusi dapat mempengaruhi tingkat kenaikan bersih di pasar lokal. 
  2. Nilai Tukar Rupiah
    Karena emas merupakan komoditas yang diperdagangkan secara global dalam dolar AS, nilai tukar rupiah terhadap dolar juga sangat penting. Melemahnya rupiah cenderung mendorong harga emas dalam rupiah menjadi lebih tinggi dan sebaliknya. perubahan ini bisa menjadi salah satu faktor kenapa harga emas sedikit turun meskipun secara global logam mulia masih diminati. (analisis pasar umum)
  3. Permintaan Investor
    Permintaan investor terhadap emas sering meningkat saat kondisi pasar saham atau ekonomi global tidak stabil. Emas dianggap sebagai aset yang aman, sehingga investor cenderung memindahkan sebagian portofolionya ke logam mulia saat ada volatilitas pasar global yang tinggi. (analisis pasar umum)
  4. Sentimen Inflasi
    Tingkat inflasi domestik dan global turut berdampak pada preferensi aset investor. Tingkat inflasi yang tinggi dapat membuat emas menjadi pilihan menarik karena emas sering dianggap sebagai penyangga terhadap erosi nilai uang. (analisis pasar umum)

 

Bagaimana Menilai Harga Emas Sebagai Alternatif Investasi

Menjadi investasi yang populer di kalangan masyarakat Indonesia, emas batangan sering dipilih karena:

  • Nilai Likuiditas Tinggi – Pasar emas batangan relatif likuid di Indonesia dengan banyaknya butik resmi, seperti Antam, Pegadaian, dan toko emas bersertifikasi lainnya.
  • Diversifikasi Portofolio – Emas sering dipertimbangkan sebagai instrumen diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko volatilitas pasar modal.
  • Perlindungan Inflasi – Selama periode peningkatan harga barang dan jasa, emas cenderung mempertahankan nilainya lebih baik dibandingkan dengan beberapa aset lain.

Meski demikian, calon investor perlu memperhatikan hal berikut:

  • Spread Harga Jual dan Buyback – Selisih antara harga jual emas batangan dan harga buyback bisa cukup signifikan, sehingga investasi emas sering lebih menarik jika dipegang dalam jangka menengah hingga panjang. 
  • Pajak Transaksi – Pembelian emas batangan di Indonesia dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sesuai dengan regulasi pemerintah, yang perlu diperhitungkan dalam total biaya investasi. 

Prospek Harga Emas ke Depan

Meskipun hari ini terjadi penurunan tipis, prospek harga emas batangan di Indonesia masih dipandang menarik bagi investor jangka panjang. Sentimen global terhadap risiko geopolitik dan keuangan dapat terus mendorong permintaan emas, sementara tren nilai tukar dan inflasi juga memainkan peran penting dalam arah pergerakan harga emas di masa mendatang.

Para analis pasar umumnya merekomendasikan bahwa emas tetap relevan sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang, di mana konsistensi dalam memantau harga harian serta memahami dinamika pasar bisa membantu investor membuat keputusan yang lebih cerdas dalam alokasi aset.

 

Pada Selasa, 27 Januari 2026, harga emas batangan Antam di Indonesia mengalami koreksi tipis sekitar Rp1.000 per gram, dengan harga dasar emas batangan 1 gram diperkirakan sekitar Rp2.916.000. Penurunan harga ini mengikuti dinamika pasar global dan lokal, namun harga emas fisik masih menunjukkan minat investor yang kuat sebagai instrumen investasi. Selisih antara harga jual dan harga buyback serta faktor fiskal seperti pajak perlu diperhitungkan oleh investor sebelum mengambil keputusan investasi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *