Tersangka KPK Harus Mundur Dari Jabatan

33
views

TahuBerita.com, Jakarta – “Ada usulan bahwa secepatnya anggota DPRD yang tersangka KPK yang sudah mencukupi dua alat bukti yang kuat, harus mundur supaya tidak mengganggu jalannya proses di dewan, satu sisi saya sebagai Mendagri ya enggak mungkin karena apapun tetap menggunakan asas praduga tidak bersalah,” ungkap Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (04/04/2018).

Hal tersebut ihwal penetapan 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumatera Utara sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tjahjo sendiri menjawab, bahwa kasus yang sekarang melilit puluhan anggota dan mantan legislator Sumut sebenarnya kasus lama.

Menurut Tjahjo, sah saja jika nantinya partai melakukan pergantian antar waktu (PAW). Tetapi ia tidak bisa mengambil sikap menyarankan, karena memang belum ada putusan hukum tetap dari pengadilan, kecuali bersangkutan mundur sendiri atau yang bersangkutan sudah mendapat putusan dari pengadilan.

Komisi Pemberantasan Korupsi resmi mengumumkan 38 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka. Suap itu terkait fungsi dan kewenangan mereka sebagai anggota Dewan pada periode tersebut terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk Tahun Anggaran 2012-2014 oleh DPRD sumut, Persetujuan Perubahan APBD Provinsi Sumut Tahun 2013-2014 oleh DPRD Sumut.

Sebanyak 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut yang jadi tersangka adalah Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, dan M Yusuf Siregar.

Kemudian, Muhammad Faisal, DTM Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser Verawaty Munthe, dan Dermawan Sembiring.

Lainnya adalah Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan Sarumaha, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean.