Indonesia Tambah Utang Rp5,7 T dari Bank Dunia

516
views

TahuBerita.com, Jakarta – Bank Dunia mengucurkan pinjaman lunak (soft loan) sebesar 400 juta dolar Amerika atau senilai 5,7 triliun Rupiah. Pinjaman ini rencananya untuk membantu mengentaskan stunting di Indonesia.

“World Bank berkomitmen membantu Indonesia menyelesaikan persoalan stunting ini. World Bank juga akan terus mencari berbagai teknologi dalam mengatasi masalah tersebut dan kami bermaksud menjadikan Indonesia sebagai suatu contoh bagi dunia, bagaimana persoalan semacam ini dapat diatasi,” ujar Presiden World Bank Group, Jim Yong Kim, di Kantor Wapres, Jl. Merdeka Utara Jakarta pada Rabu, (04/07/2018).

Pada APBN 2018, pemerintah telah menganggarkan 111 triliun Rupiah (5% dari APBN) untuk urusan kesehatan, diantaranya ialah Program Indonesia Sehat, Keluarga Berencana, sarana dan fasilitas kesehatan, imunisasi, dan sertifikasi obat dan makanan.

Sedangkan, pada pos infrastruktur, pemerintah mengalokasikan sebesar 410,7 triliun Rupiah yang akan dipergunakan untuk pembangunan jalan, informasi dan telekomunikasi, perumahan rakyat, Light Rapid Transit (LRT), Bandar Udara, dan jalur Kereta Api.

Menurut data World Health Organization (WHO), 7,8 juta dari 23 juta balita (35,6 persen) di Indonesia merupakan penderita stunting. Sebanyak 18,5 persen kategori sangat pendek dan 17,1 persen kategori pendek. WHO menetapkan Indonesia sebagai Negara dengan status gizi buruk.

Pertemuan tersebut dihadiri Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani; Menko Bidang Maritim, Luhut Binsar Panjaitan; Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara; dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.