Data Penduduk Miskin Kemendes Beda dengan BPS

66
views

Tahuberita.com, Jakarta – Menurut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, dalam tiga tahun terakhir pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 27 juta jiwa menjadi 17 juta jiwa. “Ada 10 juta jiwa yang masih perlu dientaskan dari kemiskinan,” ujarnya saat membuka acara Workshop Pemantapan Reformasi Birokrasi bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kemendes PDTT di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, (16/04/2018).

Berbeda jauh dari yang diungkapkan Eko, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi April 2018,  penduduk miskin pada Maret 2017 sebanyak 27,77 juta orang.

Pada September 2017, berdasarkan data BPS tersebut, penduduk miskin sebanyak 26,58 juta orang, nyaris sama dengan yang disebutkan Eko, yaitu 27 juta. Eko menyatakan bahwa penduduk miskin turun 10 juta orang, sementara BPS menyatakan lain. BPS mengungkapkan bahwa penduduk miskin meningkat 10,12 persen atau 1,19 juta orang.

Menyambung sambutannya, Eko mengatakan pemerintah bekerja keras dengan nawacita ketiga, ketertinggalan dan kemiskinan ada di daerah pinggiran dan desa-desa. “Tugas kita di Kemendes PDTT adalah mengurangi kemiskinan di desa-deaa. Kita motor dari kabinet ini untuk pengentasan kemiskinan di desa-desa. APBN kita 5,6 Triliun tapi kita punya dana desa dan afirmasi 6 kementerian yang diminta mengalokasikan anggarannya untuk desa-desa yang totalnya 120 Triliun. Jika bisa dikapitalisasi akan cepat membantu mengurangi kemiskinan di desa-desa,” terangnya

Lokakarya tersebut dihadiri Pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama juga Pokja, serta narasumber Eko Prasojo sebagai Guru Besar Departemen Ilmu Adinistrasi FISIP UI dan  Rhenald Kasali sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi UI.