Perlu Sinergi antara BPK dan Pers

TahuBerita.com, Jakarta – Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Prof Bahrullah Akbar, menerangkan bahwa informasi dari pers bisa menjadi petunjuk tentang penyalahgunaan anggaran dalam pembangunan. Juga sebaliknya, BPK dapat memberikan pencerahan kepada wartawan soal anggaran, pengawasan dan audit.

Hal tersebut dijelaskan Bahrullah ketika menjamu pengurus Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, di ruang kerjanya, di Gedung BPK, Jakarta, Kamis (01/03/2018). “Jika  dilihat dari fungsinya, maka pers dan BPK punya peran sama dalam ranah yang berbeda. Hanya saja, BPK dibatasi pada bidang anggaran yang tertera di APBN. Sementara jangkauan pers luas, termasuk penggunaan anggaran dalam pembangunan,” ujar Bahrullah.

Menggambarkan perkembangan teknologi informasi, Bahrullah menyebutkan bahwa maraknya media online tidak dapat dibatasi ruang dan waktu. Tidak hanya itu, Bahrullah menambahkan, seluruh aspek kehidupan mulai dirasuki teknologi khususnya bisnis berbasis aplikasi.

“Suka atau tidak suka, ojek online memanjakan penumpang. Mereka menjemput penumpang di rumah. Bahkan aplikasi ke depan membuat bank akan sepi. Semua transaksi lewat android. Orang malas ke bank,” Ujar Bahrullah memberi contoh.

Pada pertemuan tersebut IMO-Indonesia diwakili oleh: Dewan Pembina IMO-Indonesia, Taufiq Rahman; Sekretaris Jenderal IMO-Indonesia, Nasir Umar; dan anggota Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) DKI Jakarta IMO-Indonesia, Lian Lubis.

 

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://tahuberita.com/pemerintahan/perlu-sinergi-antara-bpk-dan-pers">
Instagram