Perhatian Khusus bagi Kesejahteraan TNI

16
views

TahuBerita.com, Jakarta – Saat ini pemerintah memberikan perhatian khusus bagi kesejahteraan prajurit TNI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui peningkatan penghasilan dalam program remunerasi. Sedangkan di bidang perumahan, telah diwujudkan dalam bentuk rumah susun maupun perumahan non dinas melalui Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dengan mendapatkan pinjaman uang muka.

Hal tersebut dinyatakan oleh Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan (Dirjen Kuathan Kemhan) Mayjen TNI Bambang Hartawan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Ditjen Kuathan Kemhan TA. 2018, Senin (5/2), di kantor Ditjen Kuathan Kemhan, Jakarta. “Peningkatan Kesejahteraan Prajurit TNI harus menjadi perhatian kita bersama. Gimana mau jadi profesional kalau kesejahteraannya tidak terjamin, itu adalah tugas kita”, tambahnya.

“Selain itu, pemerintah juga telah menaikan besaran biaya perawatan dan pemakaman jenazah yang diberikan kepada ahli waris dari Prajurit TNI/Purnawirawan dan PNS/Wredatama Kemhan yang meninggal dunia”, imbuhnya.

Sebelumnya, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengatakan bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit, pihaknya akan membangun 7.000 rumah dinas.

“Dalam rangka menyejahterakan prajurit, akan ada pengadaan 7.000 rumah dinas,” ujar Hadi saat memberikan keterangan pers usai Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan di kompleks Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).

Rakor ini dihadiri oleh pejabat terkait dari Kemhan dan juga Mabes TNI serta Mabes ketiga Angkatan. Rakor ini diselenggarkan dalam rangka menindaklanjuti hasil Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Rapim Kemhan) Tahun Anggaran 2018 yang lalu sekaligus bertujuan untuk menyosialisasikan kebijakan Ditjen Kuathan Kemhan Tahun 2018 serta menyamakan persepsi dari para pemangku penyelenggara pertahanan negara.