Pemecatan Dokter Terawan, Menkes Siap Mediasi

37
views

TahuBerita.com, Jakarta – Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, menyatakan masalah pemecatan Dokter Terawan Agus Putranto sebagai urusan internal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan diselesaikan pula secara internal. Namun bila belum dilakukan, Nila bersedia memediasi pertemuan antara IDI dan dr Terawan.

Dr Terawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala RSPAD Gatot Soebroto mendapat sanksi dari Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pengurus Besar IDI berupa pemecatan sementara selama 12 bulan dari keanggotaan IDI. Selain itu, rekomendasi izin praktiknya pun dicabut.

Pemecatan sementara dokter Terawan karena dianggap melakukan pelanggaran etika, yakni pada metode ”cuci otak” yang dilakukannya belum evidense base, melakukan iklan, memuji diri sendiri berlebihan, dan testimoni pasien.

Menanggapi hal ini, Nila menyatakan bahwa ini merupakan urusan internal profesi dokter atau tindakan keorganisasian dari IDI. Ia menyarankan agar IDI melakukan komunikasi antar organisasi dengan MKEK, Persatuan Dokter Spesialis Radiologi (PDSRI) dan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) untuk mengonfirmasi dan menyamakan pandangan dalam menyampaikan pernyataan di depan publik. Termasuk langkah-langkah tindak lanjut yang tepat sesuai dengan ketentuan dan standar kedokteran, namun juga dapat diterima publik.

Hingga berita ini dirilis, Kemenkes sedang dalam proses komunikasi dengan IDI, MKEK dan organisasi profesi untuk mendalami fakta dan persoalan yang sebenarnya.