Indonesia Target “Empuk” Serangan Siber

29
views

TahuBerita.com, Jakarta – “Pada tahun 2017 Indonesia sendiri tercatat sebagai 10 negara yang menjadi target penyerangan siber,” ujar Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, di acara Diskusi Panel tentang Kesiapan Kemendagri di sisi Tata Kelola, SDM dan Teknologi Keamanan Siber untuk Mengawal dan Mewujudkan Good Governance di Jakarta, Selasa (24/07/2018).

Menurut Tjahjo, berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serangan siber dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 2014, serangan siber berdampak pada 11 juta identitas. Meningkat pada 2015, menjadi  13 juta identitas. Kemudian, naik lagi pada  2016 berdampak pada  15 juta identitas.

“Kami juga dari tahun 2016 sampai tahun 2017 telah melaksanakan kegiatan assessment keamanan sistem dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Kemendagri bekerja sama dengan Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN),” ujar Tjahjo.

Assessment, kata Tjahjo, untuk mengetahui celah keamanan sistem informasi dengan cara melakukan penetration test terhadap sistem informasi. Langkah antisipasi lainnya berupa sterilisasi ruang pimpinan di lingkungan Kemendagri yang dilakukan secara rutin.

Selain itu, Kemendagri juga memiliki jalur khusus Virtual Private Network (VPN) yang pengelolaannya berada di BSSN untuk  mengirim dan menerima berita atau informasi yang  bersifat biasa, terbatas dan rahasia.