Indonesia Peringkat Satu Kontributor Pertumbuhan Global

18
views

TahuBerita.com, Jakarta – Dalam laporan World Economic Forum (WEF) 2018 di Davos mengenai kontribusi negara-negara terhadap pertumbuhan global, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa Indonesia menempati peringkat paling tinggi di ASEAN dan berada di posisi kelima dunia dengan sumbangan sebanyak 2,5 persen.

“Capaian tersebut di atas Korea Selatan (2%), Australia (1,8%), Kanada (1,7%), Inggris (1,6%), dan Turki (1,2%). Sementara itu, kontribusi tertinggi ditempati oleh China (35,2%), diikuti Amerika Serikat (17,9%), India (8,6%), dan Uni Eropa (7,9%),” kata Airlangga dalam siaran pers, Rabu (07/02/2017).

Selain itu, sektor industri masih menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan capaian 20,16 persen pada tahun 2017. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan industri pengolahan nonmigas adalah sebesar 5,14 persen pada  kuartal IV tahun 2017, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2016 yang mencapai sekitar 3,91 persen.

“Kementerian Perindustrian terus mendorong investasi dan ekspansi di sektor manufaktur agar semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Airlangga ketika ditemui di Jakarta.

BPS juga mencatat, industri pengolahan merupakan sektor andalan dalam menyumbang nilai ekspor Indonesia. Pada tahun 2017, nilai ekspor industri pengolahan sebesar 125 miliar dolar Amerika. Angka tersebut memberikan kontribusi tertinggi hingga 76 persen, dari total nilai ekspor Indonesia yang mencapai 168,73 miliar dolar Amerika.

“Tren ekspor industri terus meningkat. Kami berharap, tahun ini bisa memenuhi target sebesar 135 miliar dolar atau naik sekitar delapan persen dari perolehan tahun 2017. Dan, kami proyeksikan bisa mencapai 143,22 miliar dolar pada tahun 2019,” ungkap Airlangga.