3 Daerah Indonesia Percontohan Jaringan Kota Cerdas ASEAN

39
views

TahuBerita.com, Singapura – Kementerian Dalam Negeri mengajukan tiga daerah sebagai piloting (percontohan) dalam Jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart Cities Network (ASCN). Tiga daerah yang diajukan itu ialah Provinsi DKI Jakarta, Kabupaten Banyuwangi, serta Kota Makassar.

“Workshop ini merupakan tindak lanjut KTT ASEAN ke-32 yang diselenggarakan pada April 2018. Dalam KTT itu, para Asean Leader bersepakat tentang perlu solusi cerdas dalam menjawab tantangan permasalahan perkotaan yang kompleks,” kata Gunawan, Direktur Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, saat workshop ASEAN Smart Cities Governance yang berlangsung selama 4 hari (22-25 Mei 2018) di Singapura.

Pemerintah dari ketiga daerah tersebut diundang untuk menghadiri workshop ASEAN Smart Cities Governance tersebut. Menurut Gunawan, dalam workshop ini, daerah-daerah yang ditunjuk menjadi percontohan ini mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan para pakar dari berbagai belahan dunia.

ASCN mengundang puluhan pakar platform digital, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan internasional seperti dari World Bank, Alibaba, Grab, Ernst and Young, Huawei, UNESCAP, dan UNDP untuk dijadikan mitra diskusi bagi daerah percontohan.

Didampingi oleh pakar transportasi publik dari berbagai lembaga, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta datang membawa konsep program ‘OK OTrip’. Sedangkan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membahas pengembangan program ‘smart kampung’ dan pelayanan pendidikan terpadu. Pemerintah Kota Makassar membahas pengembangan program Home Care dan Sistem Pajak Online Terpadu.