Obon Pernah Diremehkan Untuk Jadi Calon Independen

Jakarta (tahuberita.com): Calon bupati Bekasi 2017 nomor pemilihan 3, Obon Tabroni, mengaku kesulitan untuk maju menjadi calon Bupati Banten 2017. Ia mengaku pernah diremehkan, karena maju sebagai calon independen bersama calon wakilnya, Bambang Sumaryono.

“Sesuatu yang dulu orang bilang ‘Gak mungkin Obon bisa lolos’, Gak mungkin yang namanya dari buruh mencalon jadi calon Bupati. Apalagi kabupaten Bekasi,” ujar Obon saat menyampaikan sambutannya di Kongres Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ke-4 di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Selasa (7/2/2017) sore.

 


Saat maju menjadi calon Bupati, Obon mengaku diremehkan karena harus mengumpulkan 150 ribu dukungan KTP. Ia diklaim hanya mampu mengumpulkan 50 ribu KTP Bekasi. “Karena memang sistem di kita (Indonesia), sistem pemilu di kita, sangat-sangat menyulitkam calon independen untuk lolos,” jelas Obon.

 
Meski begitu, ia bersama para buruh Bekasi, mampu mengumpulkan hingga 250 ribu KTP di Bekasi. “Bukan hanya 50 ribu, bukan hanya di bawah 134 ribu, 250 ribu ktp kita kumpulkan,” ujar Obon yang langsung disambut tepuk tangan anggota kongres.

 
Obon yang juga Deputi Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) sampai 2021 itu mendapatkan bantuan para buruh di Bekasi untuk mengumpulkan KTP. Ia pun mengajak para buruh di Bekasi untuk bersama membangun pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur di Bekasi.

 
Ia mengakui akan ada beban berat setelah masuk ke bidang politik. Namun, melihat perjuangan selama satu setengah tahun untuk mencari dukungan lewat KTP di desa-desa hingga perumahan, Obon yakin bisa maju untuk menjadi Bupati.

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: