2019 Bersaing Masuk Politeknik Pekerjaan Umum

TahuBerita.com, Semarang

Pada 2019 ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membuka Politeknik Pekerjaan Umum (PU). Kehadiran Politeknik PU diharapkan akan memenuhi kebutuhan tenaga terampil dalam pembangunan infrastruktur serta menjadi bagian dari fokus pemerintah mengembangkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

“Kami ingin Kementerian PUPR menjadi institusi yang kredibel dan bisa dibanggakan tidak hanya oleh pegawai PUPR namun juga masyarakat. Oleh karenanya perlu didukung tenaga terampil yang dihasilkan Politeknik. Kami ingin Politeknik ini menjadi unggulan tidak hanya di Jawa Tengah, tapi juga di Indonesia karena ini milik rakyat Indonesia,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam sambutannya pada acara Pelantikan Direktur dan Wakil Direktur Politeknik PU di Semarang, Rabu (27/03/2019).

Politeknik didesain untuk menghasilkan tenaga terampil yang profesional, bersertifikat, dan berdaya saing tinggi. Komposisi pembelajaran yakni 70% praktek lapangan (on-the job training) terutama di proyek-proyek pembangunan infrastruktur PUPR dan 30% materi dalam ruangan.

Direktur Politeknik PU, Indratmo Soekarno, menyampaikan Politeknik PU terbuka untuk umum dan bukan merupakan pendidikan ikatan dinas. Mahasiswa yang akan belajar di Politeknik PU diharuskan mengikuti tes terlebih dahulu.

Ada tiga program studi dalam Politeknik PU ini, yaitu Teknologi Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung, serta Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan. “Tahun 2019 penerimaan setiap program studi sebanyak 50 orang sehingga total 150 orang,” kata Indratmo.

Pada acara pelantikan, Basuki melantik Direktur Politeknik PU, Indratmo Soekarno; Wakil Direktur I Bidang Akademik, Pranoto Samto Atmojo; Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum, Masrianto; dan Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Danang Atmojo.

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *