Usir Wartawan, Komisi I DPRD Riau Rapat dengan PTPN V

94
views
Hazmi Setiadi, Ketua Komisi I DPRD Riau (Fraksi PAN)

TahuBerita.com, Riau – Eksekusi lahan seluas 2.823 hektare milik PTPN V di Riau ditunda hari ini (08/02/2018). Gantinya, PTPN V datang menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau.

Ketika rapat akan dimulai, Ketua Komisi I, Hazmi Setiadi (fraksi PAN), serta-merta mengusir wartawan yang akan meliput aktivitas tersebut. “Kepada kawan-kawan media saya minta untuk keluar ruangan karena rapat ini tertutup,” perintah Hazmi.

Tindakan tersebut dinilai Ketua Ikatan Media Online (IMO) Provinsi Riau, Hendro, sebagai salah satu perbuatan yang melecehkan wartawan karena pertemuan saat itu terkait dengan sebuah kasus. “Hazmi Setiadi itu sudah melecehkan profesi wartawan. Saya sangat menyayangkan sekali atas perilaku ketua Komisi A DPRD Provinsi Riau Hazmi Septiadi. Kita akan surati nanti Ketua IMO pusat dan saya tembuskan ke Dewan Pers,” ujar Hendro.

Eksekusi lahan yang seharusnya dilaksanakan hari ini ditunda berdasarkan instruksi dari Kementerian BUMN. “Kementerian BUMN yang meminta agar eksekusi ini ditunda, serta meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencari solusi lain,” terang Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PTPN V terbukti menyalahi Hak Guna Usaha (HGU) dengan menanam sawit di atas lahan peruntukkan Hutan Tanam Industri (HTI). Tuntutan dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Riau Madani atas kebun sawit yang menyalahi izin tersebut. Riau Madani memenangkan kasus ini sampai pada tingkat kasasi. PTPN V sempat melakukan Pengajuan Kembali (PK) namun ditolak karena sudah berkekuatan hukum tetap, maka pengadilan akan mengeksekusi lahan tersebut.