Staf Kejaksaan Usir Wartawan Saat Tugas

69
views

TahuBerita.com, Jakarta – Oknum Staf Kepala Seksi Intel (Kasintel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, berinisial YS, dituding mengusir wartawan ketika bertugas, Sabtu (09/03/2018). Berdasarkan laporan pada redaksi TahuBerita.com, sebanyak dua orang wartawan yang mendapat perlakuan buruk.

Haribono, salah satu wartawan yang diusir, tidak mengetahui penyebab mereka diusir. “Pengusiran itu tanpa alasan jelas,” ujar Haribono saat dihubungi redaksi tadi siang. Padahal, sebelum peliputan itu, Edy Budiono, rekan Haribono, sudah melakukan komunikasi melalui aplikasi pesan Whatsapp dengan Kasintel.

Menurut pengakuan Bono, saat itu sedang dilaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasintel. Bono dan Edy segera menuju ruangan tempat Sertijab berlangsung. Sayangnya, mereka berdua diadang  oleh YS. “Siapa yang mengundang?,” tanya YS tegas.

Sebelum akhirnya Bono dan Edy meninggalkan ruangan karena perintah YS, Bono sempat membela diri. “Kami sudah koordinasi dengan Kasintel kok. Kenapa harus nunggu dibawah, tidak boleh meliput,” ungkap Bono.

Mengecam keras pengusiran tersebut, Taufiq Rahman, Ketua Umum Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), menilai peristiwa itu sebagai cermin dan arogansi terhadap pers. “YS itu lupa, bahwa pers dan jaksa sebuah profesi yang punya UU yang sifatnya khusus, dan sama sama punya kode etik,” papar Taufiq.

Prihatin atas kejadian tersebut, Taufiq  berniat mengadukannya ke Jaksa Agung. “perilaku seperti YS itu (harus) dituntut, sekaligus shock therapy kepada pihak- pihak lain yang menganggap remeh wartawan maupun pers,” tandas Taufiq.