Biar Eksis, 7 Tips Aman Sulam Alis

479
views

Biar enggak usah repot-repot lagi menggambar alis setiap hari, banyak wanita memutuskan untuk sulam alis. Selain menghemat waktu, bentuk alis juga akan tetap on mulai dari bangun tidur hingga malam hari. Bahkan kamu enggak perlu takut lagi alis jadi luntur jika terkena hujan atau saat ingin berenang. Tapi agar tetap aman, kamu perlu tahu tips-tips berikut sebelum  melakukan sulam alis.

Ketahui Dulu Risikonya

Di balik keindahan bentuk alis yang bisa menunjang penampilan setiap hari, nyatanya sulam alis bisa menimbulkan beberapa risiko, lho. Sebelum bikin janji sulam alis dengan dokter atau makeup artist, yuk ketahui dulu risiko ini:

  • Proses yang Menyakitkan

Ungkapan “beauty is pain” itu memang benar.  Untuk mendapatkan bentuk alis yang indah lewat sulam, kamu perlu melewati proses pengerjaan yang cukup menyakitkan. Walaupun biasanya kamu akan diberi krim anestesi terlebih dahulu untuk memberikan rasa kebal, namun beberapa orang tetap merasa kesakitan. Proses pengerjaan dimulai dengan menggambar alis dengan sayatan tipis menggunakan alat seperti pen yang memiliki ujung pisau kecil yang sudah diolesi tinta. Saat pen runcing menggesek kulit alis, rasa sakit bahkan kemungkinan berdarah bisa terjadi.

  • Merusak Kulit Epidermis

Saat proses penggambaran alis, tinta pada sulam alis menembus sampai lapisan kedua pada kulit. Kemudian kulit pada area alis akan disayat atau digores dengan menggunakan pen yang ujungnya terdapat pisau kecil yang sudah dimasukkan tinta. Proses ini bisa membuat lapisan epidermis kulit jadi rusak. Selain itu, efek samping dari sayatan yang dilakukan juga berisiko merusak saraf kulit, sehingga menyebabkan peredaran darah jadi tidak lancar.

  • Risiko Terkena Infeksi

Jika sulam alis dikerjakan oleh tenaga yang kurang profesional atau dengan menggunakan peralatan yang tidak disterilisasi dengan baik, kamu berisiko terkena infeksi Staphylococcus, Streptococcus, bahkan tertular infeksi herpes. Karena itu, pastikan kamu memilih tenaga profesional yang sudah terjamin kebersihan peralatannya untuk mengerjakan sulam alis.

  • Alergi

Tinta atau pigmen yang diaplikasikan pada area alis yang akan disulam juga bisa menimbulkan alergi buat kamu yang punya kulit sensitif. Karena itu, sebelum melakukan sulam alis, kamu disarankan untuk tes alergi terlebih dahulu terhadap pigmen yang akan digunakan.

 

Tips Aman Sulam Alis

Nah, kalau sudah tahu risikonya dan kamu tetap ingin melakukan sulam alis, perhatikan dulu yuk tips-tips aman berikut agar kamu bisa mendapatkan hasil sulam alis yang maksimal dan terhindar dari infeksi:

  1. Cari referensi tempat jasa sulam atau makeup artist yang terpercaya dan berkualitas baik. Jangan malas untuk membaca review maupun bertanya kepada teman-teman yang sudah pernah menggunakan jasanya. Hal ini berguna untuk mencegah kamu terkena dampak buruk dari sulam alis.
  2. Pastikan bahan-bahan yang digunakan seperti krim anestesi dan lain-lain sudah terdaftar dalam BPOM. Selain itu, pastikan juga peralatan yang dipakai telah disterilkan dengan alkohol untuk mencegah risiko kuman dan bakteri berpindah ke tubuh kamu.
  3. Agar kamu bisa tahu bentuk alis yang sesuai dengan bentuk wajah, kamu bisa coba bereksperimen dengan coba menggambar berbagai bentuk alis yang berbeda dengan menggunakan pensil alis, sampai menemukan bentuk alis yang sesuai.
  4. Setelah sulam alis dilakukan, jaga area di sekitar alis tetap kering minimal selama 10 hari. Kamu juga disarankan untuk menjaga wajah tetap kering saat mandi.
  5. Jangan menggunakan makeupdulu untuk sementara, minimal selama seminggu.
  6. Jangan mengelupaskan koreng atau menggaruk area sekitar alis walaupun terasa sangat gatal.
  7. Hindari berenang, sauna atau melakukan aktivitas yang bisa membuat kamu banyak berkeringat sampai area sulam alis benar-benar sembuh.