Indonesia Incar Ekspor Buah Tropis ke Selandia

75
views
Imam Pambagyo, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian

TahuBerita.com, Jakarta – Indonesia terus berupaya membuka akses pasar Selandia Baru sebagai tujuan ekspor, termasuk untuk buah tropis. Upaya tersebut kembali dilakukan dalam forum Senior Official’s Meeting on Trade and Investment Framework (SOMTIF) ke-6 antara Pemerintah Indonesia dan Selandia Baru di Jakarta, Senin (05/03/2018).

“Bagi Indonesia, pembukaan akses pasar khususnya untuk buah tropis memiliki peluang yang baik. Harapan kami, buah-buahan tropis dari Indonesia seperti salak, mangga, nanas, dan pisang dapat segera diekspor ke Selandia Baru,” ungkap Iman Pambagyo, Direktur Jenderal (Dirjen) Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan.

Jika kerja sama terwujud, buah tropis asal Indonesia seperti salak, mangga, nanas, dan pisang akan dapat mengikuti jejak manggis yang sudah masuk sejak 2014 lalu. Sebaliknya, Selandia Baru ingin meningkatkan ekspor bawang bombai, susu, dan daging ke Indonesia.

Pada tahun 2017, Selandia Baru merupakan negara tujuan ekspor nonmigas terbesar ke-34 dan negara asal impor ke-26 bagi Indonesia. Total perdagangan tahun 2017 sebesar 1,2 miliar dolar AS dengan nilai ekspor Indonesia sebesar 437,8 juta dolar AS. Sedangkan, impor Indonesia dari Selandia Baru sebesar 751,2 juta dolar AS.

SOMTIF digagas tahun 2005 saat kunjungan Presiden RI ke Selandia Baru dan ditindaklanjuti melalui kunjungan Perdana Menteri Selandia Baru ke Indonesia tahun 2007. Pada tahun 2007, Menteri Perdagangan RI dan Selandia Baru menandatangani suatu kerangka kerja untuk meningkatkan perdagangan dan investasi kedua negara. Pertemuan pertama terlaksana pada 14–15 Juli 2008 di Wellington dan sejak saat itu dilaksanakan secara bergantian di kedua negara.